7 Hal yang Harus Diajarkan dalam Kelas Prenatal

Kehamilan dan persalinan adalah salah satu proses yang banyak dinanti para Bunda, sekaligus jadi momen tak terlupakan. Bisa menjadi momen indah juga bisa jadi momen sulit untuk dilewati karena banyaknya kendala terjadi yang dihadapi oleh Bunda. Tentu saja pengetahuan, persiapan fisik, kesiapan mental dan system support sangat penting dalam setiap tahapan tersebut

Salah satu usaha untuk memaksimalkan kesehatan semasa hamil, lewat kelas prenatal. Saya sendiri semasa hamil tidak bergabung dalam kelas tersebut, jadi  memang tidak ada gambaran yang detail apa saja yang dilakukan bumil dalam kelas prenatal. Yang pasti mendapatkan banyak pengetahuan sebelum melahirkan. Bidan Tantri Maharani Setyorini, seorang Bidan dan Trainer Hypno Birthing Indonesia, menjabarkan 7 hal yang seharusnya bumil terima dalam kelas prenatal, mau tahu apa saja?

  1. Mengubah mindset kehamilan dan persalinan yang tadinya mereka pikir suatu hal yang menyeramkan dan penuh keluhan(karena dari kecil (sebagian) dari kita terpapar anggapan bahwa melahirkan itu sakit dan menyeramkan) menjadi suatu hal yang menyenangkan dan merupakan berkah dari pencipta.
  2. Mengajarkan tentang komunikasi dengan bayi didalam rahim, karena banyak ibu dan ayah dalam masa kehamilan yang tidak pernah menyapa bayinya. Padahal bonding antara orang tua dan anak dipupuk mulai dari dalam kandungan.
  3. Mengajarkan beberapa hal untuk dilakukan selama kehamilan dengan manfaat kesehatan jiwa dan fisik Ibu dan bayi.

Contohnya : mengajarkan relaksasi kehamilan atau hypnobirthing, olahraga selama hamil, nutrisi selama hamil dan do and dont’s selama masa kehamilan. Karena kita diberi waktu 9 bulan masa kehamilan untuk mempersiapkan bertemu dengan calon wakil Pencipta yang ada di dunia, untuk itu kita hendaknya bersiap dengan lebih baik.

  1. Mengajarkan tanda-tanda persalinan.

Poin ini penting untuk diberikan, karena menurut Tantri, banyak dari kita yang belum mengetahui tanda-tanda bersalin.

Tanda – tanda persalinan yang harus diketahui keluarga antara lain:

  • Keluarnya mucus atau lendir putih tanpa flek darah , ini adalah tanda awal persalinan artinya sumbat jalan lahir sudah lepas.
  • Keluarnya flek darah bercampur dengan lendir, artinya sudah mulai ada penipisan dan pembukaan jalan lahir. Ibu diharapkan datang ke klinik bidan atau RS untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  • Datangnya gelombang rahim yang teratur dan berpola 5-1-1. Datang 5 menit sekali, sekali gelombamg rahim datang berjalan selama kurang lebih – menit dan sudah dilihat selama 1 jam hasilnya teratur dan sama.
  • Keluarnya air ketuban. Tiba-tiba air keluar melalui vagina, bisa bening dan tidak berwarna, artinya air ketuban jernih, bisa berwarna kuning seperti es jeruk artinya sedikit keruh atau berwarna hijau pekat seperti jus buah alpukat artinya air ketuban sangat keruh dan memberi pengetahuan bahwa bayi sedang mengalami stress di dalam rahim sehingga mengeluarkan kotoran.
  • Mengajarkan apa saja yang harus dipersiapkan, alat, baju dan perlengkapan lainnya jika persalinan sudah dimulai. Semacam hopital bag essential, gitu lho, mommies. Misalnya:  Menyiapkan baju bayi, baju ibu, makanan atau minuman yang Ibu suka untuk bantu supaya relaks selama persalinan, bawa bola persalinan, hot and cold pack, selendang rebozo, dan lain-lain.
  • Mengajarkan comfort measure techniqueuntuk para suami sebagai pendamping persalinan. Ini dibuat agar para suami lebih siap dan siaga terhadap kebutuhan calon Ibu selama proses persalinan sehingga Ibu merasa didukung sepenuhnya dengan penuh cinta saat proses bersalin. Contohnya melakukan labor dance, melakukan endhorpin massage, melakukan rebozo sifting, eye contact, pelukan selama proses bersalin, memandu relaksasi supaya ibu selalu rileks dalam proses persalinan agar hormon persalinan keluar lebih lancar. Poin ini menurut saya juga sebagai cara berdamai dengan rasa sakit saat melahirkan.
  • Mengajarkan cara membuat birth plan atau bahkan road map to labor. Agar pasangan dapat mempunyai rencana yang lebih matang dalam mempersiapkan persalinan.
  1. Mengajarkan apa saja yang harus dipersiapkan, alat, baju dan perlengkapan lainnya jika persalinan sudah dimulai. Semacam hopital bag essential, gitu lho, mommies.

Misalnya:  Menyiapkan baju bayi, baju ibu, makanan atau minuman yang Ibu suka untuk bantu supaya relaks selama persalinan, bawa bola persalinan, hot and cold pack, selendang rebozo, dan lain-lain.

  1. Mengajarkan comfort measure techniqueuntuk para suami sebagai pendamping persalinan. Ini dibuat agar para suami lebih siap dan siaga terhadap kebutuhan calon Ibu selama proses persalinan sehingga Ibu merasa didukung sepenuhnya dengan penuh cinta saat proses bersalin. Contohnya melakukan labor dance, melakukan endhorpin massage, melakukan rebozo sifting, eye contact, pelukan selama proses bersalin, memandu relaksasi supaya ibu selalu rileks dalam proses persalinan agar hormon persalinan keluar lebih lancar. Poin ini menurut saya juga sebagai cara berdamai dengan rasa sakit saat melahirkan.

 

  1. Mengajarkan cara membuat birth plan atau bahkan road map to labor.

Agar pasangan dapat mempunyai rencana yang lebih matang dalam mempersiapkan persalinan.

Nah, semoga artikel diatas membantu Bunda dalam mempersiapkan kehamilan dan persalinan terbaik dengan lancar, nyaman dan yakin. Bagi Bunda yang memerlukan bantuan aplikasi kehamilan silahkan download aplikasi EmpatBulan di playstore juga kami menyediakan cemilan sehat Mealbun bisa diakses di olshop atau www.food.empatbulan.com

Tinggalkan Balasan

Menu Utama